4. Mewarnai

Mewarnai adalah fase ketiga dari karakter desain. Ini terdengar seperti pekerjaan yang mudah, namun terkadang saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan warna palet yang cocok. Untungnya, untuk tutorial ini kalian cukup menggunakan beberapa warna saja.

Langkah 1
Pertama, mulailah dengan bagian tubuh. Pilih bagian tubuh dan buka panel Swatches (Window > Swatches). Pilih basic RGB Red untuk warna fill-nya dan pastikan tidak ada stroke.

Langkah 2
Untuk bagian muka dan tangan, gunakan warna kulit. Saya memakai R255, G217, B186.

Langkah 3
Rambut bisa kalian beri warna oranye, mata warna biru, dan untuk mulut sedikit warna kulit yang agak gelap.

Langkah 4
Bagian kaki bisa diberikan warna yang sama seperti bagian badan, dan untuk bagian paha, warna yang lebih gelap dari warna yang sama (contoh: R137, G0, B0). Lakukan hal yang sama untuk bagian kancing!

Kalian hampir selesai! Untuk menambahkan efek kedalaman, kalian dapat menambahkan sedikit detail seperti detail rambut dan bayangan.

Langkah 5
Mari tambahkan beberapa garis rambut. Jika kalian merasa malas, kalian dapat menggambar satu garis rambut, dan kemudian men-duplicate dan memutarkan nya.

Langkah 6
Untuk memberikan efek kedalaman yang lebih kelihatan, kalian dapat menambahkan bayangan sederhana seperti ini. Gunakan Pen Tool, dan gambarlah sebuah bentuk sederhana yang akan menutupi bagian kecil dari sisi kiri tubuh karakter tersebut.

Langkah 7
Copy bentuk bagian tubuh, dan paste di depan bayangan bentuk tersebut.

Buka Pathfinder panel. Pilih bentuk bayangan dan bentuk muka tersebut, kemudian lakukan perintah Intersect.

Pilih bentuk baru yang baru saja kalian buat, kemudian berikan warna abu-abu terang, misal 30% abu-abu. Setel blend mode menjadi Multiply.


3. Mulai Menjiplak (Tracing)

Dengan Pen Tool (P), kalian akan menjiplak seluruh bagian badan karakter tersebut.  Mulai dengan bagian besar dan secara perlahan berpindah ke bagian yang kecil. Pastikan bahwa fill tersebut kosong dan stroke memiliki warna hitam.

Langkah 1
Pertama, kalian lakukan bagian badan terlebih dahulu, sebagai bentuk yang terbesar. Gunakan Pen Tool (P) untuk menjiplak garis-garis badan tersebut. Ingatlah bahwa semakin sedikit anchor points yang kalian buat, maka semakin mulus garis tersebut akan terlihat.

Langkah 2
Sekarang mari pindah ke bagian muka.  Buatlah sebuah lingkaran hanya dengan menggunakan 4 anchor points saja - agar terlihat lebih mulus.  Jika kalian belum betul-betul menguasai Pen Tool, maka kalian dapat menggunakan Ellipse Tool (L).

Langkah 3
Mari tambahkan rambut. Usahakan untuk mengikuti sketsa di dalam lingkaran muka bagian dalam - bagian luar dapat kalian lakukan semau kalian.

Langkah 4
Copy bentuk muka tersebut dan paste di depan (Control-F) bentuk rambut yang baru saja kalian buat.

Buka panel Pathfinder (Window > Pathfinder). Pilih bentuk rambut dan bentuk muka, kemudian gunakan perintah atau metode Intersect.

Dengan cara ini, kalian akan mendapatkan bentuk baru yang posisinya sesuai dengan bagian sudut muka.

Langkah 5
Kalian dapat menggambar bagian mata dengan menggunakan Ellipse Tool (L).  Buatlah dua bentuk elips (bulatan panjang) dan posisikan di bagian mata dari sketsa tersebut.

Langkah 6
Setelah kalian menjiplak (trace) bagian mulut, maka seluruh bagian di muka sudah selesai. Sekarang kita akan melanjutkan menjiplak di bagian tungkai.

Jiplak bagian tangan secara perlahan (hati-hati). Taruh perhatian lebih kepada bagian jari jemari, karena bagian itu memiliki banyak lengkungan. Saya menganjurkan untuk membuat hanya beberapa anchor points saja (secukupnya). Jika kalian mendapati Pen Tool susah, cobalah latihan diluar art board dengan menggambar beberapa lingkaran.  Jika kalian adalah pemula, mungkin akan terasa lebih rumit. Namun saya berjanji hal ini akan menjadi mudah seiring berjalannya waktu (semakin sering kalian berlatih).

Langkah 7
Bagian paha sedikit lebih mudah untuk dikerjakan.  Pertama, jiplak bagian paha kemudian bagian kaki.

Langkah 8
Terakhir, jiplaklah bagian kancing dari pakaian karakter kalian. Gunakan Ellipse Tool (L) untuk menggambar tiga lingkaran kecil dan posisikan mereka sesuai dengan sketsa kalian. Gambar juga sebuah garis di sebelahnya, untuk menandakan posisi dimana pakaian tersebut saling meliputi.

Langkah 9
Unlock sketsa tersebut (Object > Unlock All) dan hapus.  Kalian akan melihat seluruh gambar dalam tampilan outline (garis). Terlihat bagus, kan?


2. Buat Sketsa Sederhana

Cobalah untuk membuat karakter yang terdiri dari beberapa bentuk dasar (basic shapes). Saya menggunakan bentuk besar untuk anggota tubuh bagian badan, dan beberapa bentuk kecil untuk bagian muka dan tungkai. Gunakan warna abu-abu - ini akan membuat proses menjiplak (tracing) lebih mudah.

Jika kalian menggunakan sketsa diluar Illustrator, maka gunakan metode import (File > Place). Jika kalian menggambar langsung di dalam program Illustrator, grup gambar tersebut (Control-G) dan kunci layernya (Control-2).



1. Buat Dokumen Print - 'Print Document'


Karena kita akan membuat sesuatu yang sederhana, maka kita bisa menggunakan artboard berukuran 1000 x 1000 px.


4. Simpanlah Vektor anda secara benar 
Saya merasa terganggu dengan beberapa seniman vektor Karena bakatnya mereka bisa memunculkan hasil kerja yang fantastis, tetapi mereka gagal pada tantangan terakhir.  Dan saya tidak ingin anda membuat kesalahan yang sama.  Ini adalah fungsi yang mendasar meskipun anda mengabaikan semua yang telah saya tulis hari ini, saya ingin anda tetap berpegangan... Pelajari bagaimana untuk menyimpan seni vektor anda secara benar.

Jika anda menyimpan vektor anda sebagai gif, jpg atau png, saya ingin anda, untuk belajar bagaimana Menyimpan di Web.  Ini terlihat sangat mudah tetapi terkadang diabaikan.

Langkah pertama adalah memastikan bahwa Artboard anda telah mengekspos semua karya seni yang ingin anda simpan.  Anda dapat menggunakan Artboard Tool (Shift-O) untuk melakukannya.

Kedua, bukalah File > Save for Web.  Pilih tipe file anda dan BAM!

5. Terimalah Bahwa Itu Takkan Terjadi Satu Malam 
Tip terakhir tidak hanya untuk Adobe Illustrator tetapi untuk semua kemampuan baru yang baru anda pelajari, tetapi saya merasa bahwa tepat untuk mereka yang mencoba seni vektor. . Hal ini untuk memahamkan bahwa anda tidak akan menjad pro dalam semalam.  Jangan memukul diri anda sendiri jika anda tidsk bisa memulainya dengan benar pertama kali, kali kedua, atau bahkan kesepulih kalinya ketika anda baru saja memulainya. Seni vektor merupakan hal yang sulit bagi siapapun yang baru memulainya.

Setelah beberapa tahun, lebih dari kebanyakan, saya telah melihat seni vektor berkembang menjadi lebih baik.  Kebutuhan akan desain dan ilustrasi membuatnya sebagai keterampilan yang diinginkan, dan perlu ditambahkan ke persiapan peralatan anda.

Selamat bersenang-senang, ambilah bagian di komunitas vektor diluar sana, dan tantang diri anda sendiri.  Jangan takut untuk gagal.  Angkatlah diri anda dan semangatlah, karena ini adalah media yang bermanfaat untuk digunakan.


6. Terus Dorong Diri anda, Anda akan Segera Kesana! 
Anda tidak tahu betapa mudah mendapatkannya.  Sebagai seorang pemula vektor, anda akan memiliki banyak sumber diluar sana, baik dengan Adobe Illustrator atau yang lainnya, dengan jumlah konten tutorial luar sana untuk anda. Teruslah mencari dan teruslah mendorong diri anda. Jangan buat rasa iri saya yang berwajah hijau ini membuat anda pergi dari sini-angkatlah kepala anda tinggi-tinggi dan raih jalan yang telah terukir. Ini bagus sekali. Ini sangat menakjubkan.


1. Jangan takut Pen Tool
Pen Tool bisa menjadi menakutkan untuk seorang pemula. Ini membawa saya beberapa saat untuk "menjinakkan" itu, tetapi jangan biarkan ini membuat Anda pergi. Sekali Anda telah menguasai alat ini, Anda dapat mengambil apa pun di Adobe ilustrator.

Saya akan sangat menyarankan Anda memeriksa tutorial ini fantastis oleh Web Desain Editor Ian Yates tentang cara menggunakan Pen Tool. Bahkan memiliki sebuah latihan download pada akhir tutorial.

Memang benar bahwa Anda dapat membuat beberapa grafis vektor cukup mengagumkan tanpa perlu Pen Tool. Jika Anda memeriksa Tutorial oleh biasa Tuts + instruktur Andrei Marius, mayoritas tutorial nya dilakukan tanpa Pen Tool. Dia adalah bukti kuat Anda dapat membuat tanpa Pen Tool. Ini dikatakan, saran saya adalah untuk mendorong diri sendiri dan pergi untuk itu. Hal ini tidak seburuk yang Anda pikirkan!


2. Pelajari cara membuat Brushes
Jika ada satu fungsi dari Adobe Illustrator yang saya gunakan, maka itu merupakan kemampuan untuk membuat dan menggunakan brushes buatan sendiri. Menemukan kegunaan baru untuk brushes dan cara kreatif untuk mengaplikasikannya adalah bius vektor saya.

Saya menemukan, saya menggunakan seni brushes dibandingkan tipe yang lain, terutama Width Profile inspired brushes (sebenarnya ini dalah tutorial saya yang pertama untuk Tuts+!).


3. Berlatihlah di Layers Panel Zen
Sekarang ini benar-benar tidak menguntungkan hasil akhir dari vektor anda (kecuali jika anda menjualnya sebagai file vektor),tetapi saya sabgat menyrankan kepada para pemula untuk belajar bagaimana cara untuk mengatur berkas vektornya. Ini berarti segalanua dari menorganisir dan menamai panel Layers anda untuk menghilangkan warna ataupun sumber dari file anda yang sudah tidak digunakan.

Kita semua tahu apabila menjadi teroganisir membuat segalanya lebih mudah dalam jangka panjang, hanya akan ada sedikit kebingungan. Jika mengambil sesuatu dari proses belajar yang membuat sesuatu lebih mudah untuk anda, berlatihlah Layers pada panel Zen.